Pelatih Yang Dipecat Sebelum Musim Habis CM303.com Bandar Judi Online | Zona Olahraga

Togel Online Agen Bola Agen Bola Agen Domino Online Agen Poker Domino99 Capsa AduQ BandarQ Online Agen Togel Online Asli4D Agen Poker BandarKiu Online ituQQ Agen Judi BandarQ BandarPoker Domino Online Indonesia Agen Judi Online Casino & SportsBook Agen Poker Domino QQ Online Agen Poker Domino QQ Online Judi Poker Domino 99 Online Judi Poker Domino 99 Online Agen Togel Nasional Online Poker Online Judi Casino dan Togel Online Indonesia
Agen Casino Bandar Sakong

Pelatih Yang Dipecat Sebelum Musim Habis CM303.com Bandar Judi Online

Poker Online Poker Online

Pelatih Yang Dipecat Sebelum Musim Habis CM303.com Bandar Judi Online – Memasuki periode sibuk, daftar CM303.com Bandar Judi Online manajer Premier League yang dicopot jabatannya justru kian panjang. Andre Villas-Boas menjadi orang kelima yang harus meninggalkan klub.

avb

Persaingan Premier League kian sengit bagi para manajer tim-tim kontestan musim ini. Jika musim lalu, November menjadi bulan pertama pemecatan pelatih, dengan dicopotnya jabatan Roberto Di Matteo oleh Chelsea, musim ini klub Bandar Judi lebih dini mengevaluasi kinerja manajer.

Tak hanya Spurs yang memecat pelatih sebelum paruh musim Premier League usai. Tak sampai 24 jam sebelum Spurs mengumumkan memecat AVB –sapaan karib Andre Villas-Boas– West Bromwich Albion menyilakan Steve Clarke angkat koper.

Sunderland menjadi klub Bandar Judi Online pertama yang mencopot jabatan manajer. Paolo Di Canio dilepas karena klub tak puas. Siapa saja manajer yang sudah kehilangan pekerjaannya di Premier League musim ini?

1. Andre Villas-Boas
Andre Villas-Boas tak akan mudah melupakan Senin (16/12/2013). Kebersamaan orang Portugal itu dengan Tottenham Hotspur selama 17 bulan berakhir. Jajaran direksi klub memutuskan mencopot jabatan manajer berusia 36 tahun itu.

Pemecatan itu dilakukan tak lebih dari 24 jam setelah Spurs babak belur saat menjamu Liverpool 0-5. Kepercayaan barisan direksi klub kepada manajer yang akrab disapa AVB itu mulai limbung setelah Spurs menuai hasil memalukan dari Manchester City 0-6 bulan lalu. Status tuan rumah juga tak ampuh saat menghadapi West Ham United, di mana Spurs kalah 0-3 Oktober lalu.

Torehan itu tak sebanding dengan keroyalan direksi klub yang menggelontorkan dana untuk belanja pemain musim ini. AVB diberi kebebasan menambah skuat tim dengan dana mencapai 174 juta dolar AS atau setara Rp 2 triliun.

Tak ayal, ada di peringkat ketujuh klasemen sementara pun tak cukup memuaskan manajemen.

2. Paolo Di Canio
Pemecatan Di Canio pada 22 September lalu, tepat setelah Sunderland kalah dari West Bromwich Albion 0-3, yang paling tak mengenakkan. Para pemain dikabarkan mengadu kepada para petinggi klub.

Sebelum kabar itu beredar, rumor pemecatan Di Canio memang sudah lebih dulu santer karena posisi Sunderland yang ada di zona degradasi.

Maklum, klub juga memberikan dukungan konkret kepada manajer asal Italia itu untuk mengembangkan tim. Ada 14 pemain baru yang mengisi tim musim ini. Namun, Sunderland hanya bisa menuai satu poin pada lima laga awal Premier League.

3. Ian Holloway
Ian Holloway mungkin agak sedikit berbeda. Dia memilih mengundurkan diri dari Crystal Palace pada pekan kedelapan Premier League –bukan dipecat. Dia hanya bisa mendapatkan satu kemenangan pada delapan laga pertama.

Holloway, yang memulai pekerjaan di Crystal Palace pada 3 November 2012, pun tak sanggup bertahan selama setahun. Rupanya keberhasilan membawa tim promosi ke kasta tertinggi tak membuatnya piawai peracik tim di Premier League. Klub pun merelakannya pergi pada 23 Oktober 2013.

4. Martin Jol
Martin Jol juga dianggap tak berdaya menghadapi persaingan di Premier League. Manajer asal Belanda itu dinilai tak bisa membuat Fulham bertaji hingga pekan ke-13.

The Cottagers malah sempat terpuruk di posisi paling buncit usai menuai kekalahan dari West Ham United 0-3 di Upton Park pada 2 Desember lalu.

5. Steve Clarke
Sebelum Spurs melepas AVB, West Bromwich Albion memecat Steve Clarke. Orang Skotlandia berusia 50 tahun itu dinilai paling bertanggung jawab atas posisi The Baggies di papan bawah –berada di urutan ke-16 dengan nilai 15.

Sepanjang tahun ini, Clarke memang menunjukkan kinerja yang kurang apik. Dari 34 pertandingan Premier League selama kalender tahun 2013, West Brom hanya menang tujuh kali.

(sport.detik.com)

Share this post:

Related Posts